Ciptakan Pendidikan Nyaman dengan Sekolah Aman Asap

Yuli Nurhanisah , Ananda Syaifullah

9 months ago


   

Indonesiabaik.id - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menanggulangi dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terhadap proses kegiatan belajar mengajar di sekolah. Dengan demikian, siswa di daerah Karhutla diharapkan segera kembali sekolah tanpa harus terancam terkena risiko penyakit akibat asap.

Tahun 2015 Kemendikbud mereview 25 ribu sekolah dan 170 ribu ruang kelas yang beresiko terpapar asap untuk menerapkan Sekolah Aman Asap.  Penerapan Sekolah Aman Asap di Sumatera Barat menunjukkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di luar sekolah menunjukkan 280 menjadi 70 di dalam kelas.

Biaya yang diperlukan antara Rp. 200.000-Rp. 300.000 ditambah exhaust fan dan tanaman pengurang polutan. Sekolah aman asap sendiri merupakan prasarana dan sarana sekolah yang disiapkan sebagai tempat berlangsungnya proses belajar secara normal, aman, nyaman, menyenangkan, dan tidakadagangguanyang mengancam terganggunya proses pembelajaran.

Selain itu, Dinas Pendidikan dan Pemerintah Daerah Wilayah terdampak karhutla telah mengeluarkan imbauan dan instruksi khusus untuk meliburkan sekolah jika Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) 200-299 (sangat tidak sehat), tidak membakar sampah di sekitar sekolah, memindahkan aktivitas olahraga ke dalam ruangan, menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar kelas. Imbauan ini berlaku hingga kondisi cuaca kembali kondusif untuk melakukan kegiatan belajar mengajar.



    Tag :
  • karhutla
  • kebakaran hutan dan lahan
  • langkah pendidikan dalam karhutla
  • upaya pemerintah di bidang pendidikan
  • sekolah aman asap
  • ciptakan sekolah aman asap
  • lindungi diri dari kabut asap
  • kemendikbud
  • kementerian pendidikan dan kebudayaan
  • yang muda suka data
  • Indonesiabaik.id.

Infografis Terkait