Hari Belanja Online Nasional 2019, Cermat Agar Tidak Tertipu Belanja Online

Siap Bangun Negara , M. Ishaq Dwi Putra

2 months ago



Indonesiabaik.id - Tahukah SohIB, selama 2019 (hingga April) Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah aduan masyarakat (konsumen) terkait penipuan belanja online mencapai 19 ribu kasus (sudah bayar tapi barang tidak diterima)!

Perayaan Harbolnas atau Hari Belanja Online Nasional di Tanah Air seperti tidak ada habisnya menawarkan berbagai macam produk dengan diskon gila-gilaan. Serunya lagi momen ini diikuti oleh hampir semua E-Commerce besar yang ada di Indonesia.

Pertumbuhan industri yang bergerak di bidang ritel online sendiri mengalami peningkatan yang lumayan signifikan dalam 10 tahun terakhir. Tercatat menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhannya mencapai 17 persen.

Kebiasaan masyarakat kita yang hobi berbelanja emang menjadi potensi tersendiri bagi para perusahaan E-Commerce untuk saling berlomba menjadi yang terbaik. Salah satunya dengan cara ikut serta dalam pesta Harbolnas yang diadakan setiap akhir tahun.

Cara Aman Belanja Online

Nah, saat akan berbelanja online pada Harbolnas 12 Desember 2019. Bagaimana cara agar kita tidak menjadi korban penipuan ya?  Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mencari tahu tingkat kepercayaan pelanggan pada toko online. Saat ini banyak toko-toko online yang terpercaya dan memudahkan Anda dalam bertranskaksi. Sistem pembayarannya pun juga menghindarkan diri dari risiko mengalami penipuan dalam berbelanja.

Namun, jika membeli melalui toko-toko online, Anda harus memastikan lebih lanjut terkait alamat serta nomor kontak pada toko online tersebut. Jangan lupa untuk mencari testimoni ataupun ulasan dari konsumen yang sudah pernah membeli produk-produk dari toko online tersebut sebelumnya.

Jangan lupa untuk memerhatikan produk yang Anda beli. Membeli barang secara online membuat Anda tidak dapat melihat barang tersebut secara langsung. Jika hanya melihat dari gambar saja, banyak toko online yang tidak memberikan gambar asli dari produk tersebut. Karena itu, mau tidak mau harus mengecek spesifikasi barang tersebut dengan teliti.

Belanja online memang akan membuat Anda mendapatkan barang-barang dengan harga yang lebih murah. Namun, jangan terburu-buru membeli barang dengan harga yang terlampau murah, apalagi jika jauh dari harga pasaran. Apalagi barang-barang yang dijual bermerk dengan potongan harga yang lebih besar dan tidak masuk akal. Bisa jadi iming-iming harga murah ini hanya menjadi jebakan agar dapat mengelabui konsumen yang ada. Karena itu, perhatikan kembali saat akan membeli barang-barang secara online.

Bertransaksi via online memang paling aman dan nyaman ketika menggunakan kartu, baik itu debit maupun kredit. Meskipun begitu, akan lebih aman lagi jika menggunakan kartu kredit jika dibandingkan dengan kartu debit. Mengapa? Hal ini karena dengan kartu kredit Anda bisa membatalkan transaksi jika barang yang dibeli tidak kunjung sampai ataupun tidak sesuai dengan pesanan. Selain itu, kartu kredit adalah ekstensi dari kredit. Sementara jika menggunakan kartu debit, itu berarti mengambil uang langsung dari rekening bank Anda. Tentu saja hal ini sangat berisiko karena jika informasi tersebut bocor, membuat hacker dapat mengacaukan keuangan dengan mudah.

Berikutnya jaga password-mu. Banyak situs online yang mewajibkan penggunanya untuk log in sebelum akan melakukan transaksi dengan memasukkan username dan password dari akun. Untuk itu, akan lebih baik jika membuat password akun yang cukup sulit dan hanya Anda saja yang mengetahuinya. Jangan menunjukkan kepada orang lain untuk mengantisipasi risiko-risiko yang tidak diinginkan terjadi.

Kemudian hati-hati bertransaksi. Saat melakukan pembelian online biasanya akan diminta untuk mengisi beberapa data. Mulai dari nama hingga alamat untuk tujuan pengiriman. Namun, sering kali toko-toko online akan berusaha untuk mendapatkan informasi lebih yang dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan. Karena itu, hati-hati dalam memberikan informasi.

Jangan lupa untuk menyimpan segala bukti transaksi yang Anda lakukan. Mulai dari deskripsi produk, harga barang, kuintansi digital, salinan email antara penjual dan Anda, hingga hal-hal lain yang terkait dengan bukti transaksi yang dilakukan.

Pun teliti dalam membeli. Karena belanja online bukan berbelanja yang dilakukan secara langsung, penting untuk meneliti lebih lanjut sebelum membeli. Pastikan jika sudah melihat dengan detail deskripsi produk, harga barang, hingga testimoni dari konsumen-konsumen sebelumnya sehingga terhindar dari risiko penipuan yang bisa terjadi.



    Tag :
  • infografis
  • yang muda suka data
  • hari belanja online nasional
  • hari belanja online nasional 2019
  • harbolnas 2019
  • asosiasi ecommerce indonesia
  • konsumsi rumah tangga triwulan iii 2019
  • produk domestik bruto indonesia 2019
  • badan pusat statistik

Infografis Terkait