Pahlawan Nasional Perempuan Indonesia

Siap Bangun Negara , Chyntia Devina

24 days ago



Indonesiabaik.id - Setiap tanggal 10 November, Indonesia memperingati Hari Pahlawan dengan latar belakang pertempuran heroik di Surabaya saat bangsa ini mempertahankan kemerdekaan 1945. Tahukah kamu SohIB, sampai sebelum perayaan Hari Pahlawan 2019, Indonesia memiliki 179 pahlawan nasional. Rinciannya adalah sebanyak 165 pahlawan nasional Indonesia yang berjenis kelamin laki-laki. Sedangkan pahlawan nasional perempuan kita berjumlah 14.

Perlu diketahui dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009, pahlawan nasional didefinisikan sebagai gelar yang diberikan kepada warga negara Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan negara, atau yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia.

Diawali Abdul Muis

Kerangka undang-undang untuk gelar tersebut awalnya menggunakan nama Pahlawan Kemerdekaan Nasional yang dibuat pada saat dikeluarkannya Dekret Presiden No. 241 Tahun 1958. Gelar pertama dianugerahi pada 30 Agustus 1959 kepada politisi yang menjadi penulis bernama Abdul Muis, yang wafat pada bulan sebelumnya. Gelar ini digunakan saat pemerintahan Soekarno. Ketika Soeharto berkuasa pada pertengahan 1960an, gelar terbut berganti nama menjadi Pahlawan Nasional. Gelar khusus pada tingkat Pahlawan Nasional juga dianugerahkan.

RA Kartini

Lalu siapa sajakah perempuan Indonesia yang telah dianugerahi gelar pahlawan nasional oleh pemerintah? Pertama adalah Raden Ajeng Kartini dianugerahi gelar pahlawan nasional di mana ia merupakan tokoh hak asasi perempuan Jawa. Berikutnya Cut Nyak Dhien, pemimpin gerilyawan Aceh yang melakukan penyerangan terhadap pasukan kolonial Belanda. Kemudian Cut Nyak Meutia sesama rekan seperjuangan Cut Nyak Dhien di Aceh. Nah mereka bertiga dianugerahi gelar pahlawan nasional bersamaan pada 1964.

Kemudian ada Raden Dewi Sartika, seorang pengajar yang mendirikan sekolah untuk perempuan yang pertama di Indonesia, diberikan gelar pahlawan nasional pada 1966. Pahlawan nasional perempuan Indonesia berikutnya yang dianugerahi pada 1969 adalah Maria Walanda Maramis (pendukung hak asasi perempuan dan pengajar dari Minahasa) serta Martha Christina Tiahahu, seorang gerilyawan dari Maluku yang wafat saat ditahan Belanda.

Pahlawan nasional perempuan Indonesia selanjutnya adalah Siti Walidah atau biasa dikenal dengan Nyai Ahmad Dahlan) yang merupakan pendiri Aisyiyah, dan diberikan gelar pahlawan nasional pada 1971. Lalu ada Nyi Ageng Serang, pemimpin gerilyawan Jawa dari Yogyakarta yang memimpin penyerangan terhadap kolonial Belanda atas beberapa pendudukan, mendapat gelar pahlawan nasional pada 1974 bersamaan dengan Hajjah Rangkayo Rasuna Said, seorang pendukung hak asasi perempuan.

Ada pun pahlawan nasional perempuan Indonesia berikutnya adalah dua ibu negara, yaitu Hj. Fatmawati Soekarno (asal Bengkulu, dianugerahi pada 1980) dan Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto (asal Solo, Jawa Tengah yang mendapat anugerah pada 1996). Selanjutnya pada 2006, pemerintah menganugerahi Opu Daeng Risadju (asal Palopo, Sulawesi Selatan) seorang politisi perempuan awal yang melakukan perlawanan terhadap Belanda saat Revolusi Nasional. Kemudian pada 2017, pemerintah memberi anugerah kepada Malahayati, seorang pejuang dan bangsawan asal Aceh saat melawan pasukan Cornelis de Houtman (penjajah Belanda). Teraktual pada 2018, pemerintah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Andi Depu Maraddia Balanipa (asal Polewali Mandar, Sulawesi Barat), seorang pejuang dan aktivis yang berhasil mempertahankan pengibaran bendera merah putih di Mandar pada 1944 padahal saat itu dilarang keras oleh penjajah Jepang.



    Tag :
  • infografis
  • yang muda suka data
  • aku pahlawan masa kini
  • hari pahlawan
  • pahlawan perempuan indonesia
  • pahlawan wanita indonesia
  • ra kartini
  • nyi ageng serang
  • andi depu
  • dewi sartika
  • daftar pahlawan nasional
  • cut nyak dhien
  • cut nyak meutia
  • fatmawati soekarno
  • malahayati
  • maria walanda maramis
  • martha christina tiahahu
  • opu daeng risaju
  • hr rasuna said
  • siti hartinah soeharto
  • ibu tien soeharto
  • siti walidah
  • nyai ahmad dahlan
  • aisyiyah
  • muhammadiyah

Infografis Terkait