Terdepan untuk Energi Baru dan Terbarukan

Siap Bangun Negara , Oktanti Putri Hapsari

12 days ago



Indonesiabaik.id - Tahukah SohIB? Saat ini baru sekitar 6% dari potensi panas bumi di Indonesia yang telah digarap untuk energi baru dan terbarukan! Untuk menjaga keberlanjutan ketersediaan energi, PT Pertamina (Persero) berusaha untuk menjadi yang terdepan dalam melakukan upaya mewujudkan transisi ke energi baru dan terbarukan di sektor hulu.

Perlu diketahui bahwa Pertamina sendiri telah aktif melakukan operasi dan pengembangan energi panas bumi di Indonesia sejak tahun 1974. Saat ini, kapasitas terpasang yang dioperasikan sendiri oleh PGE (Pertamina Geothermal Energy) sebesar 672 MW dan dilakukan melalui skema upstream project dan total project. Dalam skema upstream project, PGE bertindak sebagai penjual panas bumi untuk disalurkan ke Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) milik pembeli, sedangkan dalam skema total project, PGE bertindak sebagai penjual tenaga listrik yang dibangkitkan dari PLTP milik PGE untuk disalurkan ke jaringan transmisi/distribusi milik PT PLN (Persero) sebagai pembeli.

Total kapasitas terpasang yang dikelola PGE berpotensi menerangi 1.344.000 rumah dan menghemat cadangan devisa minyak dan gas (migas) sekitar 31,8 ribu barel setara minyak per hari serta pengurangan emisi sebesar 3,4 ton CO2 per tahun.

Selain turut mengembangkan infrastruktur, memelihara lingkungan hidup, dan memberdayakan masyarakat di wilayah operasinya, pengembangan panas bumi yang dilakukan PGE juga memberikan kontribusi 34% dari net operating income PGE dan juga berkontribusi langsung kepada penerimaan daerah melalui pemberian bonus produksi yang ditransfer langsung ke kas daerah sebesar 1% dari pendapatan kotor untuk penjualan uap dan 0,5% dari pendapatan kotor untuk penjualan listrik.

Lebih lanjut, PT Pertamina tidak akan cepat berpuas diri di bidang panas bumi. Untuk itu, melalui rencana jangka panjang 2021-2026,  PGE berkomitmen mengucurkan investasi sebesar USD2,68 miliar untuk pengembangan wilayah kerja yang ada serta menggarap wilayah kerja-wilayah kerja baru di Indonesia. Sebagai contoh, dua proyek baru yang segera digarap adalah Kota Mobagu di Sulawesi Utara dan Seulawah di Aceh. Dengan strategi tersebut, kapasitas terpasang own operation PLTP akan melesat hampir dua kali lipat dari 672 MW menjadi 1.112 MW. Dengan demikian, PGE optimistis dapat meningkatkan cadangannya menjadi 2.175 MW dan produksi listri menjadi 7.455 GWh.

Ada pun, Pertamina terus meningkatkan upaya transisi ke energi terbarukan dalam rangka mendukung penuh cita-cita pemerintah untuk mencapai tujuan dan sasaran kebijakan energi nasional tahun 2025 dan 2050 sebagaimana tertuang dalam RUEN (Rencana Umum Energi Nasional).



    Tag :
  • infografis
  • yang muda suka data
  • program prioritas pemerintah 2019-2024
  • sumber daya manusia unggul
  • indonesia unggul
  • pt pertamina
  • produksi migas pertamina per tahun
  • rencana umum energi nasional
  • lapangan migas pertamina
  • energi baru dan terbarukan

Infografis Terkait