Tingkat Pengangguran Menurun

Siap Bangun Negara , Oktanti Putri Hapsari

24 days ago



Indonesiabaik.id - SohIB, salah satu dari sembilan misi Presiden Joko Widodo adalah meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Permasalahan ketenagakerjaan dan pengangguran harus diatasi secara serius. Karena itu pemerintah menargetkan tingkat pengangguran terbuka turun pada lima tahun mendatang! Caranya dengan bekerja keras ditambah dukungan anggaran untuk pelatihan vokasional.

Ya, target penurunan tingkat pengangguran terbuka ke kisaran 4,0-4,6 persen tercantum dalam Rancangan Teknokratik Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024. Perlu diketahui berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka di Indonesia per Februari 2019 adalah sebesar 5,01 persen atau terendah sejak 2005 yang mencapai 10,4 persen.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, di sela-sela rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR RI, Senin (4/11/2019), di Jakarta, menyampaikan salah satu dari sembilan misi Presiden Joko Widodo adalah meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Kementerian Ketenagakerjaan berperan menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan, untuk itu pengangguran harus diatasi serius.

Ida mengutip data BPS per Februari 2019, di mana angkatan kerja di Indonesia berjumlah 136,18 juta orang. Dari jumlah itu, sebanyak 129,36 juta orang diantaranya adalah penduduk pekerja, sedangkan sisanya yaitu sebanyak 6,82 juta orang menganggur. Dari total penduduk bekerja itu, sebanyak 55,28 juta orang bekerja di sektor formal dan 74,08 juta orang bekerja di sektor informal.

Sayangnya, data BPS lainnya menunjukkan, penyerapan tenaga kerja per Februari 2019 masih didominasi oleh pekerja dengan latar belakang pendidikan sekolah dasar (SD) ke bawah sebesar 40,51 persen. Angka ini tidak berubah dalam tiga tahun terakhir meskipun mengalami penurunan sekitar 1 persen dibandingkan 2017 yang sebesar 42,23 persen.

Kementerian Ketenagakerjaan sendiri tengah berupaya meningkatkan daya saing pekerja di Tanah Air melalui program pelatihan vokasi di Balai Latihan Kerja (BLK) dan pemagangan berbasis kompetensi di perusahaan. Guna menjaga kualitas tenaga kerja, digalakkan juga program sertifikasi kompetensi. Pelaksanaan dilakukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berada di bawah pengawasan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Pada 2030, Indonesia diproyeksikan membutuhkan tenaga kerja terampil sebanyak 113 juta. Hanya saja, yang tersedia saat ini baru sekitar 57 juta orang. Setiap tahunnya Indonesia membutuhkan sekitar 3,7 juta tenaga kerja terampil.



    Tag :
  • infografis
  • yang muda suka data
  • ketenagakerjaan
  • kemenaker
  • kemendikbud
  • kementerian tenaga kerja
  • kementerian pendidikan dan kebudayaan
  • tingkat pengangguran terbuka
  • profil tenaga kerja indonesia
  • badan pusat statistik
  • tingkat pendidikan tenaga kerja indonesia
  • jumlah penduduk indonesia yang bekerja
  • balai latihan kerja
  • jumlah pengangguran di indonesia

Infografis Terkait