Trotoar adalah Hak Pejalan Kaki

Siap Bangun Negara , Oktanti Putri Hapsari

6 days ago



Indonesiabaik.id - Kondisi trotoar saat ini masih dirasa jauh dari kata layak bagi pejalan kaki, benarkah begitu? Jangankan untuk kelompok disabilitas, untuk pejalan kaki yang umum saja masih merasakan keluhan yang sama. Sejumlah trotoar di jalan-jalan kota masih belum memberikan rasa aman dan nyaman bagi publik atau pejalan kaki, trotoar kerap digunakan untuk area parkir mobil dan sepeda motor, sampai digunakan juga oleh pedagang kaki lima untuk berjualan, belum lagi dikarekan macet pengendara mobil dan motor dengan bebas menaiki trotoar yang seharusnya khusus menjadi hak pejalan kaki.

Potret diatas hanyalah sebagian kecil dari problem fasilitas publik yang belum ramah terhadap publik. Trotoar mestinya adalah hak pedestrian (pejalan Kaki). Akan tetapi, karena lalai, dan abai dalam pelaksanaannya. Maka fungsi trotoar menjadi tak jelas arah, Padahal trotoar menjadi bagian penting dalam memenuhi hak warga dan termasuk memperlancar arus lalu lintas.

Selain hak pejalan kaki. Sesungguhnya pemanfaatan trotoar juga berdampak pada pola hidup masyarakat. Seperti kesehatan bagi pejalan kaki, mengurangi intensitas kemacetan dan  mengurangi moda transportasi yang kian padat. 

Akan tetapi, pemerintah seharusnya memiliki perencanaan yang matang dan pengawasan yang intens. Serta tegas atas pelanggaran yang terjadi saat trotoar di "alih fungsikan". Seperti lahan parkir, tempat mangkal PKL, atau berkumpulnya pemulung dan gepeng.

Pemerintah juga hausnya melibatkan partisipasi masyarakat pengguna termasuk perkumpula disabilitas. Bukan malah membangun trotoar tanpa ada keterlibatan semua pihak yang berkompeten. Akhirnya saat selesai malah tidak dapat termanfaatkan

Sebenarnya sudah banyak aturan yang melindungi hak hak pejalan kaki. Seperti : UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan dan Peraturan Pemerintah Nomor 34 tahun 2006 tentang Jalan

Salah satu substansi yang mengatur dapat kita lihat pada  Pasal 106 ayat (2) UU 22/2009, yang mana  pengemudi kendaraan bermotor wajib mengutamakan keselamatan pejalan kaki.dan hal ini perkuat oleh PP 34 Tahun 2006,   Pasal 34 ayat (4)   bahwa trotoar hanya diperuntukkan bagi lalu lintas pejalan kaki. Dari aturan di atas maka para pelanggar fungsi trotoar pun juga bisa mendapatkan sangsi karena melanggar ketertiban dari fungsi trotoar sesungguhnya.

Selain itu. Wajib ada sosialisasi kepada publik akan pentingnya fungsi trotoar. pemerintah hendaknya membuat perencanaan yang matang dan mengambil tindakan tegas   apabila ada yang melanggar atau menyalahgunakan fungsi trotoar

Di tingkat warga sebaiknya juga berani memperjuangkan hak hak pelayanan publiknya di ruang publik termasuk hak pejalan kaki. Sebab, Karena belum adanya kesadaran, pemahaman dan keberanian maka fungsi trotoar menjadi tak bermakna dan membuat wajah pelayanan publik kita tidak indah dan  jauh dari kesan ramah.      



    Tag :
  • infografis
  • yang muda suka data
  • lalu lintas
  • undang undang lalu lintas
  • uu llaj
  • uu lalu lintas dan angkutan jalan
  • undang undang nomor 22 tahun 2009
  • trotoar
  • fungsi trotoar
  • hak pejalan kaki

Infografis Terkait