Penyaluran KUR 2017 Dibidik Rp 106,6 Triliun

Porsi untuk sektor produktif ditargetkan mencapai 40 persen.

Penyaluran KUR 2017 Dibidik Rp 106,6 Triliun

Pemerintah terus meningkatkan alokasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR). Tahun ini anggarannya dipatok Rp 106,6 triliun, naik dari Rp 100 triliun pada 2016. Melalui KUR, akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diharapkan bisa meningkat.

Sampai dengan September 2017 penyaluran KUR sudah mencapai  Rp 69,7 triliun. Dari jumlah tersebut sebanyak Rp 19,9 triliun disalurkan ke sektor ritel, Rp 49,5 triliun untuk usaha mikro, dan Rp 225 miliar untuk calon tenaga kerja Indonesia (TKI).

Pemerintah sendiri terus mendorong KUR untuk kegiatan produktif yang meliputi sektor pertanian, perikanan, dan industri pengolahan. Tahun ini porsi untuk sektor produktif ditargetkan mencapai 40 persen, naik dari 22,6 persen pada 2016.

Pada 2016, penyaluran KUR terbesar didominasi oleh tiga provinsi di Pulau Jawa. Posisi pertama ditempati Jawa Tengah dengan porsi 17,9 persen, kemudian Jawa Timur 15,5 persen, dan Jawa Barat 12,6 persen. Sementara untuk provinsi di luar pulau Jawa penyaluran tertinggi ada di Sulawesi Selatan kemudian diikuti Sumatera Utara.