Lihat Semua : motion_grafis

Hati-Hati, Kejahatan Dunia Maya Meningkat

Dipublikasikan pada 10 months ago / Riset, Yuli Nurhanisah / Desain, Ananda Syaifullah /   View : 2.020

Indonesiabaik.id - Kejahatan pornografi yang menyasar anak di bawah umur terus mengalami peningkatan setiap tahun. Salah satu faktor pemicu tingginya kasus itu adalah mudahnya akses internet dan lemahnya pengawasan orangtua.

Kasus Pornografi dan Cyber Crime

Kasus pengaduan anak berdasarkan klaster perlindungan anak bidang pornografi dan cybercrime KPAI, pada 2014-2018 mengalami kenaikan. Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat, total pengaduan kasus pornografi dan cybercrime atau kejahatan online yang menjerat anak-anak pada 2014 sebanyak 322 kasus, 2015 sekira 463 kasus, 2016 meningkat menjadi 587 kasus, 2017 menjadi 608 kasus dan pada 2018 naik mencapai 679 kasus.

Adapun jenis aduan di antaranya anak korban kejahatan seksual online, anak pelaku kejahatan online, anak korban pornografi di medsos, anak pelaku kepemilikan media pornografi, dan anak pelaku bullying di media sosial.

Faktor-Faktor

Salah satu faktor pemicu tingginya kasus itu adalah mudahnya akses internet dan lemahnya pengawasan orangtua. Selain itu, salah satu pemicu utamanya adalah tidak bijaknya menggunakan media sosial (medsos) atau mudahnya akses internet melalui gadget, HP, laptop dan lainnya.

Dalam hal ini, anak-anak saat mengakses internet rentan terpapar berbagai berbagai konten negatif seperti pornografi, game online yang bermuatan kekerasan dan pornografi, informasi hoaks, ujaran kebencian, adiksi gadget, radikalisme, serta perilaku sosial menyimpang.

Pencegahan

Pendampingan orangtua dalam penggunaan HP dan internet sangat penting untuk mencegah terjadinya pornografi dan cybercrime. Selain itu, perlu ada komunikasi dan kesepakatan antara orangtua dalam penggunaan internet melalui HP maupun laptop.

Kemudian, para orang tua lebih mengawasi anak-anaknya saat mengakses dunia maya. Sehingga orang tua bisa mengetahui persis apa yang sedang dilakukan anak dengan gadgetnya. Di sisi lain, platform-platform media sosial memberikan jaminan pengamanan untuk menghindari kemungkinan terjadinya kejahatan online terhadap anak. Oleh karena itu, kejahatan bisa dicegah dengan menggunakan keamananan plarform media sosial agar tidak mudah diretas oleh orang yang tak bertanggung jawab.



    Tag :
  • cybercrime
  • kekerasan dunia maya
  • kasus pornografi
  • kasus cybercrime
  • faktor kekerasan dunia maya
  • pencegahan kekerasan dunia maya
  • KPAI
  • Komisi Perlindungan Anak Indonesia
  • yang muda suka data
  • Indonesiabaik.id.

Motion Grafis Terkait