indonesiabaik.id- Indonesia tampil sebagai Partner Country pada INNOPROM 2026, salah satu pameran industri terbesar di dunia. Tak hanya membawa inovasi dan potensi industri nasional,
Indonesia juga memperkenalkan identitas visual melalui logo Indonesia Pavilion yang merepresentasikan semangat kolaborasi, ketangguhan, dan keberlanjutan.
Logo tersebut mengusung dua elemen utama, yaitu Cocoro (Phinisi) dan Batik Truntum dan Kawung. Cocoro, yang terinspirasi dari tiga layar cucur kapal Phinisi, melambangkan keseimbangan dan presisi. Filosofi ini mencerminkan semangat industri Indonesia yang terus berkembang melalui kolaborasi global, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menghadapi dinamika industri dunia.
Sementara itu, motif Batik Truntum dan Kawung menggambarkan keterhubungan antarmitra, keseimbangan antara tradisi dan inovasi, serta ketangguhan Indonesia dalam membangun kolaborasi industri yang berkelanjutan.
Melalui stilisasi modern, motif tersebut memperkuat citra Indonesia sebagai mitra industri yang progresif, adaptif, dan terbuka terhadap konektivitas global.