Loading...

Mau Donasi Pangan untuk Korban Bencana? Pastikan Aman dan Layak Yaa!

indonesiabaik.id Indonesia termasuk negara yang rawan bencana, terutama bencana hidrometeorologi saat musim hujan. 

Ketika bencana terjadi, banyak keluarga harus menjalani hari-hari dalam kondisi yang serba terbatas. Mulai dari susahnya mengakses pangan, tempat tinggal rusak, hingga aktivitas sehari-hari yang turut terhambat. Dalam situasi seperti inilah, bantuan yang kita berikan bisa menjadi harapan dan penopang bagi mereka yang terdampak.

Namun dalam situasi darurat, kepedulian saja tidak cukup. Niat baik perlu dibarengi cara yang tepat agar bantuan benar-benar membantu, bukan justru menambah risiko bagi mereka yang sudah berada dalam kondisi rentan.

Melansir tips dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), donasi pangan dalam konteks kebencanaan sebaiknya berupa makanan yang masih layak konsumsi dengan kemasan utuh dan bersih. 

Jika memungkinkan, pangan olahan terkemas siap santap lebih disarankan karena korban terdampak bencana sering kali tidak memiliki akses air bersih, listrik, atau peralatan memasak. Untuk produk olahan, perlu dipastikan juga sudah memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk menghindari pangan ilegal dan berisiko.

Selain aman, donasi pangan juga perlu tepat sasaran. Air minum yang aman, pangan kering, pangan bayi, serta pangan khusus lansia biasanya menjadi prioritas. 

Proses pengemasan pun harus diperhatikan dengan menggunakan kemasan yang bersih dan kering, serta memisahkan bantuan sesuai kelompok penerima. Dengan begitu, bantuan pangan yang kita berikan atau kirimkan tidak hanya sampai, tetapi juga benar-benar bermanfaat dan aman dikonsumsi oleh mereka yang membutuhkan.