Yaaaaay! Tahun Depan Gaji Naik

Yuli Nurhanisah , Chyntia Devina

one month ago



Indonesiabaik.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memutuskan untuk menaikkan Upah Minimum Provinsi ( UMP) tahun 2020 sebesar 8,51 persen. Kementerian juga mewajibkan gubernur mengumumkan UMP 2020 serentak pada 1 November 2019, dan akan berlaku mulai 1 Januari 2020.

Dasar Kenaikan UMP 2019

Dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor B-m/308/HI.01.00/X/2019 tanggal 15 Oktober 2019 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2019, kenaikan 8,51 persen itu berlaku untuk seluruh provinsi RI.

Faktor Kenaikan UMP 2019

Aspek-aspek yang dihitung untuk menetapkan kenaikan upah tahun depan adalah upah minimum tahun berjalan (UMt), inflasi yang dihitung dari periode September tahun yang lalu sampai dengan periode September tahun berjalan (INFLASIt).

Aspek berikutnya yang dihitung adalah pertumbuhan Produk Domestik Bruto atau PDB yang dihitung dari pertumbuhan PDB yang mencakup periode kuartal l dan IV tahun sebelumnya dan periode kuartal I dan II tahun berjalan.

Dalam surat edaran itu juga disebutkan, angka 8,51 persen didasarkan pada data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional 2019. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, inflasi nasional sebesar 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional (PDB) sebesar 5,12 persen. Dengan menggunakan rumus di atas, kenaikan UMP 2020 akan didapatkan angka yaitu 8,51 pesen.



    Tag :
  • UMP 2020
  • UMP 2020 naik
  • dasar kenaikan UMP
  • Kenaikan UMP
  • faktor kenaikan UMP
  • pertumbuhan ekonomi nasional
  • data inflasi nasional
  • bps
  • Badan Pusat Statistik
  • Kemnaker
  • Kementerian Ketenagakerjaan
  • yang muda suka data
  • Indonesiabaik.id.

Infografis Terkait