Sarapan Itu Penting!

Siap Bangun Negara , M. Ishaq Dwi Putra

2 months ago


Indonesiabaik.id - Kesibukan keluarga di pagi hari membuat banyak anak usia sekolah hingga orang dewasa di Indonesia tidak sempat atau tidak biasa sarapan sebelum pergi ke sekolah atau ke kantor. Awalnya sekali, dua kali, pada akhirnya menjadi kebiasaan.

Tahukah SohIB? Penelitian BPS, Riskesdas 2013 menyebutkan bahwa masyarakat Indonesia umumnya tidak biasa sarapan. Anak usia sekolah dan remaja yang tidak biasa sarapan mencapai 16,9 sampai 59 persen, sementara orang dewasa yang jarang atau tidak biasa sarapan mencapai 31,2 persen.

Ditambahkan dalam hasil survei kesehatan berbasis sekolah yang dilakukan Kementerian Kesehatan di tahun 2015 mengatakan 44,7% siswa khususnya SMP dan SMA se-Indonesia jarang atau tidak pernah sarapan.

Lalu apa itu sarapan yang sehat? Tentunya yang bersih, bergizi, alami, dan makanlah dalam jumlah yang cukup. Menu sarapan sehat pun tidak harus rumit. Cukup makanan berprotein tinggi seperti telur, dan susu. Juga kaya serat seperti sayuran dan buah-buahan. Yang pasti jangan berlebihan dalam hal jumlah ya.

Apa akibat jarang atau tidak pernah sarapan bagi tubuh? Nah, kebiasaan sarapan sebelum ke sekolah berpengaruh pada fisik dan psikis seseorang. Kemungkinannya mengalami kecenderungan mengalami masalah seperti sakit kepala, sakit perut, mudah lelah, mengantuk, mudah marah, gugup, mudah cemas, mudah tersinggung, dan lesu.

Manfaat dari sarapan sendiri antara lain yaitu menjaga kesehatan dan konsentrasi, hingga kebersamaan keluarga. Pun dapat menumbuhkan perilaku positif hingga sikap disiplin.



    Tag :
  • infografis
  • yang muda suka data
  • kementerian kesehatan
  • pedoman gizi seimbang
  • permenkes nomor 41 tahun 2014
  • biasakan makan tiga kali sehari
  • sarapan sebelum jam 9 pagi
  • manfaat sarapan
  • akibat jarang sarapan
  • akibat tidak sarapan
  • badan pusat statistik
  • riskesdas
  • survei kesehatan berbasis sekolah

Motion Grafis Terkait