indonesiabaik.id- Desember selalu identik dengan suasana Natal dan persiapan menyambut Tahun Baru. Di balik kemeriahannya, mobilitas masyarakat juga meningkat tajam.
Tahun ini, potensi pergerakan masyarakat saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 diprediksi mencapai 119,50 juta orang. Angka ini menunjukkan bahwa aktivitas mudik dan liburan akhir tahun tetap menjadi momen penting bagi banyak orang di Indonesia.
Mayoritas Perjalanan Lintas Provinsi
Dari total potensi pergerakan tersebut, 42,01% atau 119,50 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan antarprovinsi. Sementara itu, aktivitas di wilayah dalam provinsi khususnya Jabodetabek mencapai 59,84% atau 19,32 juta orang. Angka ini memperlihatkan bahwa mobilitas lokal di area metropolitan tetap tinggi selama libur panjang.
Mobil Pribadi Masih Jadi Andalan Pemudik
Pilihan transportasi masyarakat juga menunjukkan tren yang cukup stabil. Tahun ini, mobil pribadi masih menjadi moda transportasi favorit dengan prediksi pengguna mencapai 42,78% atau 51,12 juta orang. Transportasi lain yang dipilih masyarakat antara lain:
- Sepeda motor: 18,41% (22 juta)
- Bus: 8,17% (9,76 juta)
- Mobil sewa: 7,43% (8,87 juta)
- Mobil travel: 6,39% (7,64 juta)
- Pesawat: 3,57% (4,27 juta)
- Kereta api jarak jauh: 3,29% (3,94 juta)
- Kapal penyebrangan: 3,14% (3,75 juta)
- Kapal laut: 2,20% (2,62 juta)
- Commuter line: 1,93% (2,30 juta)
Data ini menunjukkan bahwa transportasi darat masih mendominasi pilihan pemudik, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum.
Akhir Tahun Diprediksi Padat, Masyarakat Diimbau Siap-Siap
Dengan tingginya potensi mobilitas Nataru 2025/2026, masyarakat diimbau untuk menyiapkan perjalanan sejak dini. Mulai dari mengecek kondisi kendaraan, memesan tiket lebih awal, hingga memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas yang mungkin diterapkan pemerintah.