Wangi Emas Hijau dari Kaki Gunung Kerinci
Loading...
  • 10 bulan lalu
  •  Penulis : Yuli Nurhanisah
  •  Design : Tri Adjie
  •  Editor : Ananda Syaifullah
  •  Publisher : Feby Aliftya
  •   9,760 dilihat

Wangi Emas Hijau dari Kaki Gunung Kerinci

indonesiabaik.id — Di kaki Gunung Kerinci, Jambi, hamparan hijau Teh Kayu Aro terbentang di ketinggian 3.805 mdpl. Setiap enam hari dalam seminggu, para pekerja memetik pucuk muda teh terbaik di dunia dari perkebunan teh tertinggi kedua setelah Darjeeling, Himalaya.

Teh Kayu Aro memiliki enam varian cita rasa — dari Broken Orange Pecco (BOP) hingga Dust yang seluruhnya diekspor ke berbagai negara seperti Inggris, Amerika Serikat, dan Pakistan.

Pada tahun 2025, bersamaan dengan perayaan 1 abad Teh Kayu Aro, PTPN IV Region 4 menargetkan produksi mencapai 25 juta kilogram teh, meningkat dua juta kilogram dari tahun sebelumnya.

Pada puncak panen di bulan November–Desember, kebun seluas 2.126 hektare ini mampu menghasilkan 100 ton teh basah per hari.

Tak heran, dari masa ke masa, Teh Kayu Aro tetap disebut sebagai “emas hijau dari Kerinci”, wangi, bersejarah, dan membanggakan Indonesia di mata dunia