Akses Pendidikan Merata: Â Sekolah Rakyat Menjangkau Anak dari SD hingga SMA
indonesiabaik.id — Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2023 mengungkap fakta yang cukup mengkhawatirkan. Sebanyak 86,34% anak Indonesia memang mengenyam pendidikan hingga tingkat SMA/sederajat, namun 33,21% di antaranya terpaksa putus sekolah.
Lebih miris lagi, 76% anak dari keluarga miskin menyebut alasan ekonomi sebagai penyebab utama putus sekolah.
Sekolah Rakyat: Harapan Baru bagi Anak Indonesia
Untuk mengatasi persoalan ini, Pemerintah Indonesia meluncurkan program Sekolah Rakyat yang bertujuan memastikan setiap anak memiliki hak setara untuk mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa terkendala biaya.
Hingga pertengahan Juli 2025, sudah ada 63 Sekolah Rakyat yang resmi beroperasi. Menyusul 37 sekolah baru yang dimulai akhir Juli 2025, dan 59 tambahan lagi akan beroperasi pada September 2025.
159 Titik Sekolah Rakyat untuk Tahun Ajaran 2025/2026
Total, akan ada 159 titik Sekolah Rakyat yang siap menampung:
-
620 rombongan belajar
Â
-
15.370 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA
Â
Tidak hanya menyediakan fasilitas belajar, Sekolah Rakyat juga didukung oleh:
-
2.407 guru
Â
-
4.442 tenaga kependidikan nonguru
Â
Dengan dukungan ini, proses pembelajaran diharapkan berjalan optimal, inklusif, dan mampu mencetak generasi masa depan yang unggul.