Loading...

Idul Adha 2025 Aman Stok Hewan Kurban Melimpah

Stok Hewan Kurban 2025 Melimpah

 

indonesiabaik.id Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam menjamin ketersediaan hewan kurban bagi masyarakat. Tahun ini, stok hewan kurban 2025 tercatat mencapai 3.217.397 ekor, jumlah ini jauh melebihi estimasi kebutuhan nasional yang berada di angka 2.074.269 ekor.

Rincian Ketersediaan dan Kebutuhan Hewan Kurban 2025

Berdasarkan data resmi, ketersediaan hewan kurban tahun 2025 menunjukkan surplus di semua jenis hewan utama. Untuk jenis kerbau, tersedia sebanyak 34.840 ekor, sedangkan kebutuhannya hanya sekitar 14.454 ekor. Artinya, ada kelebihan stok lebih dari dua kali lipat dari jumlah yang dibutuhkan.

Sementara itu, untuk sapi, jumlah ketersediaan mencapai 784.668 ekor, sedikit lebih tinggi dibandingkan estimasi kebutuhan sebanyak 703.348 ekor. Ini menunjukkan bahwa stok sapi cukup aman untuk memenuhi permintaan kurban.

Pada jenis domba, ketersediaan tercatat sebanyak 959.437 ekor, jauh melampaui kebutuhan nasional yang hanya 443.023 ekor. Demikian pula pada kambing, dengan ketersediaan sebesar 1.438.452 ekor, dibandingkan dengan kebutuhan sebanyak 913.444 ekor.

Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bahwa seluruh jenis hewan kurban tersedia dalam jumlah yang lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan Idul Adha 2025 di seluruh wilayah Indonesia.

Kriteria Hewan Layak Kurban

Berikut ini adalah kriteria hewan kurban untuk pelaksanaan ibadah Hari Raya Idul Adha 1444 H/2023 M:

  1. Jenis hewan ternak, yaitu: unta, sapi, kerbau, dan kambing. 
  • Unta minimal umur 5 tahun
  • Sapi dan kerbau minimal umur 2 tahun
  • Kambing minimal umur 1 tahun
  1. Tidak menunjukkan gejala klinis PMK seperti lesu, lepuh pada permukaan selaput mulut ternak termasuk lidah, gusi, hidung, dan teracak atau kuku.
  2. Tidak mengeluarkan air liur atau lendir berlebihan. 
  3. Tidak memiliki cacat, seperti buta, pincang, patah tanduk, putus ekor, atau mengalami kerusakan daun telinga kecuali yang disebabkan untuk pemberian identitas. 

Terakhir, umat Islam diimbau untuk membeli hewan kurban yang sehat dan tidak cacat sesuai dengan kriteria, serta menjaganya agar tetap dalam keadaan sehat hingga hari penyembelihan.