Lihat Semua : infografis

Long COVID-19, Tak Kunjung Hilang Meski Sudah Sembuh


Dipublikasikan pada 4 months ago / Riset, Rosi Oktari / Desain, Ananda Syaifullah /   View : 1.199


indonesiabaik.id - Long COVID-19 merupakan gejala sakit berkepanjangan yang diketahui diderita pasien penyintas meski sudah dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Fenomena Long COVID-19

Menurut Data Satgas COVID-19, sebesar 5-20% pasien COVID-19 mengalami Long COVID-19 lebih dari 4 minggu, dan diperkirakan 1 tiap 10 pasien COVID-19 dapat mengalaminya hingga lebih dari 12 minggu. Penderita Long COVID-19 diyakini tidak akan menularkan virus kepada sekitarnya

"Harap dijadikan catatan bahwa mereka yang menderita long COVID-19, tidak akan menularkan gejala yang sama ataupun virus kepada mereka yang berada di sekitarnya," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito, di Graha BNPB, Selasa (9/3/2021) lalu.

Gejala Long COVID-19

Gejala jangka panjang COVID-19 disebutkan lebih banyak terjadi pada penderita COVID-19 dengan gejala berat, tetapi kondisi ini juga bisa terjadi pada penderita yang mengalami gejala ringan.

Center for Disease Control  and Prevention (CDC) di Amerika Serikat, telah mengamati beberapa gejala berkepanjangan yang dirasakan para penderita long COVID-19, beberapa di antaranya;

  • Kelupaan
  • Depresi
  • Sakit Kepala
  • Tinnitus (telinga berdenging)
  • Kelelahan/fatigue
  • Kehilangan penciuman
  • Batuk terus menerus
  • Sesak napas
  • Peradangan jantung
  • Nyeri dada
  • Nyeri otot
  • Palpitasi (jantung berdebar cepat / kencang)
  • Demam berulang
  • Diare
  • Sakit Perut
  • Kesemutan
  • Ruam

 

Tingkatkan Kewaspadaan

Adanya temuan gejala Long COVID-19, seharusnya disikapi masyarakat dengan lebih meningkatkan kewaspadaan. Karena ini merupakan dampak negatif bagi kesehatan yang tidak hanya dirasakan pada penderita komorbid, tetapi juga orang yang berusia cukup muda bahkan tidak menderita komorbid apapun. Dengan adanya temuan-temuan itu, Satgas COVID-19 mengimbau bagi masyarakat yang bersikap acuh, bahkan tidak percaya agar dapat menimbang lagi caranya beraktivitas.



Infografis Terkait