Loading...

Sebaran SPPG dari Barat hingga Timur Indonesia

indonesiabaik.id- Upaya pemerintah dalam memperluas akses layanan pemenuhan gizi semakin terlihat nyata. 

Hingga November 2025, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mencapai 15,3 ribu unit yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. 

Kehadiran SPPG ini menjadi bagian penting dari program pemenuhan gizi masyarakat, terutama di daerah padat penduduk dan wilayah yang membutuhkan layanan kesehatan dasar lebih cepat.

Jawa Mendominasi dengan 9.107 Unit

Pulau Jawa menjadi wilayah dengan jumlah SPPG terbanyak, yaitu 9.107 unit. Dengan jaringan layanan yang luas, SPPG di Jawa menjadi ujung tombak penyediaan layanan gizi untuk jutaan masyarakat.

Sumatra di Posisi Kedua dengan 3.142 Unit

Setelah Jawa, Sumatra menempati posisi kedua dengan jumlah 3.142 SPPG. Penyebaran layanan di pulau terbesar kedua di Indonesia ini terus diperkuat untuk menjangkau daerah pesisir, pedalaman, hingga wilayah-wilayah perdesaan dengan akses layanan kesehatan yang lebih terbatas.

Sebaran di Wilayah Lain Juga Menguat

Selain Jawa dan Sumatra, beberapa wilayah lain turut menunjukkan kontribusi penting dalam distribusi layanan pemenuhan gizi.

Sulawesi – 1.069 Unit

Kehadiran SPPG di Sulawesi membantu memperkuat layanan kesehatan masyarakat di tengah karakter geografisnya yang berpulau-pulau.

Bali–Nusa Tenggara – 753 Unit

Wilayah ini terus memperluas layanan gizi melalui penambahan fasilitas di daerah wisata, perdesaan, dan pulau-pulau kecil.

Kalimantan – 703 Unit

Meskipun wilayahnya luas, jumlah SPPG di Kalimantan terus berkembang untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencar dan pedalaman.

Maluku–Papua – 265 Unit

Sebagai wilayah dengan tantangan geografis terbesar, kehadiran 265 SPPG menjadi langkah penting untuk mendekatkan layanan gizi ke masyarakat di wilayah timur Indonesia.