Lihat Semua : infografis

Mengenal Standar Euro Yang Lebih Ramah Lingkungan


Dipublikasikan pada 5 years ago , Redaktur: Andrean W. Finaka, Riset : Abror Fauzi / Desain : Septian Agam /   View : 3.686


Indonesiabaik.id - Pesatnya pertumbuhan di sektor transportasi berdampak pada kenaikan tingkat polusi udara. Dari dampak tersebut, gas buang atau emisi kendaraan juga bertambah, menyebabkan biaya ekonomi yang membengkak, serta polusi udara, penurunan kesehatan dan kerusakan lingkungan.

Upaya untuk mengurangi emisi kendaraan, di awal tahun 90’an, Uni Eropa (UE) mengeluarkan peraturan standar Euro, yakni kebijakan yang mewajibkan penggunaan katalis untuk kendaraan yang menggunakan bensin. Tujuannya untuk memperkecil kadar bahan tercemar yang dihasilkan kendaraan bermotor serta lebih ramah lingkungan.

Selanjutnya, UE memperketat peraturan mengenai standar Euro. Dimulai sejak tahun 1992, UE secara bertahap dan konsisten selalu mengeluarkan standar Euro yang baru, seperti Euro 2 (1996), Euro 3 (2000), Euro 4 (2005), Euro 5 (2009) dan Euro 6 (2014). Salah satu perbedaan yang paling mencolok dari setiap standar yang baru, kadar sulfur untuk kendaraan bermesin diesel yang menggunakan solar selalu mengalami penurunan, yang artinya baik untuk lingkungan.



Infografis Terkait