Lihat Semua : infografis

Yuk, Cegah Coronasomnia! Gangguan Tidur Akibat Virus Corona


Dipublikasikan pada 6 months ago / Riset, Yuli Nurhanisah / Desain, Chyntia Devina /   View : 2.731


Indonesiabaik.id   -   Covid-19 bisa berdampak pada kualitas tidur seseorang. Kurangnya tidur disebabkan stres akibat pandemi virus corona. Inilah yang disebut coronasomnia. 

Sekarang, pada masa wabah covid-19 ini, terjadi stres akibat perubahan besar dalam kehidupan dan penurunan aktivitas bagi banyak orang. Para ahli mengatakan bahwa virus corona telah membawa dampak pandemi insomnia.

Apa Itu Coronasomnia?

Coronasomnia adalah istilah yang digunakan untuk masalah tidur yang berhubungan dengan pandemi. Ini adalah dampak dari ketidakpastian dan rentetan informasi yang kita peroleh. Coronasomnia pada seseorang belakangan menciptakan semacam populasi baru utamanya pada para penderita insomnia kronis. 

Masalah coronasomnia ini kemudian berdampak pada penurunan produktivitas, peningkatan risiko hipertensi, depresi maupun masalah kesehatan lain. Banyak alasan yang membuat sulit tidur selama pandemi virus corona penyebab Covid-19 ini.  Di antaranya pandemi telah meningkatkan stres dan mengganggu rutinitas. Kemudian kondisi keuangan tertekan, hari-hari kurangnya aktivitas dan interaksi sosial. 

Bagaimana Mengatasinya?

Selain itu, sejumlah hal yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi Coronasomnia di antaranya: 

  1. Pertahankan rutinitas harian yang normal 

Jika seseorang selama pandemi bekerja dari rumah maka sebisa mungkin baiknya mempertahankan jadwal rutinitas seperti saat ia bekerja.

 

  1. Ciptakan dan pertahankan rutinitas tidur 

Sekitar setengah jam sebelum jadwal tidur cobalah untuk mematikan lampu. Hal ini karena cahaya terang mencegah otak memproduksi melatonin alami (hormon yang menjadi bagian dari siklus tidur alami yang akan membantu seseorang tidur

 

  1. Kurangi melihat berita dan media sosial saat malam 

Ini penting supaya otak tidak terus menerus membunyikan bel alarm akibat berita yang kurang baik

 

  1. Berolahraga sepanjang hari 

Olah raga akan membantu mengurangi stres dan menjaga tubuh dalam ritme normal. Sebaiknya seseorang telah selesai berolahraga beberapa jam sebelum waktu tidurnya, agar tubuh punya waktu menenangkan diri

 

  1. Dapatkan sinar matahari 

Ini membantu menjaga ritme sikardian tubuh sehingga dapat menghasilkan melatonin di malam hari, bukan siang hari

 

  1. Hindari makan malam terlambat 

Jika akan tidur jam 11 malam maka cobalah tidak makan setelah jam 7 malam atau lebih. Hal ini untuk memberi waktu tubuh mencerna makanan. Saat tidur sudah seharusnya semua metabolisme termasuk pencernaan beristirahat.



Infografis Terkait