Lihat Semua : videografis

Harapan Kesembuhan dengan Donor Plasma Konvalesen


Dipublikasikan pada one year ago , Redaktur: Andrean W. Finaka, Riset : Rosi Oktari / Desain : M. Ishaq Dwi Putra /   View : 10.090

indonesiabaik.id - Gerakan donor Plasma Konvalesen digaungkan oleh pemerintah sebagai upaya penyembuhan pasien COVID-19.

Fungsi Plasma Konvalesen

Transfusi plasma Konvalesen jadi salah satu terapi tambahan untuk mengobati COVID-19 khususnya bagi pasien bergejala berat dan kritis.

Konvalesen ini dilakukan dengan memberikan plasma, yaitu bagian dari darah yang mengandung antibodi penyintas COVID-19 dan hanya boleh digunakan untuk kodisi kedaruratan, sebagai upaya meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian pada pasien COVID-19. Data menunjukkan, efikasi pengobatan transfusi plasma konvalesen cukup tinggi sebesar 60 - 90%.

Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin secara resmi mencanangkan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen secara daring di Kediaman Wapres dan Kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jakarta, Senin (18/1/2021)

Adapun gerakan ini bertujuan untuk mengajak penyintas COVID-19 mendonorkan plasma konvalesen kepada pasien terkonfirmasi positif COVID-19.

PMI Siap Melayani

Dibutuhkan kerja sama dan rasa solidaritas yang tinggi masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan donor ini. Sementara itu, Palang Merah Indonesia (PMI) selalu siap di 31 Unit Donor Darah (UDD) untuk melayani dan mempunyai peralatan untuk mengelola plasma ini.

Plasma Darah Telah Teruji

Penggunaan plasma darah dalam pengobatan bukanlah hal baru. Sebagai terapi, plasma telah dilakukan untuk pengobatan pada wabah penyakit flu babi pada tahun 2009, Ebola, SARS, dan MERS. Tak hanya itu, plasma darah ini telah digunakan di beberapa negara, seperti China, Argentina dan Amerika Serikat.



Videografis Terkait