Lihat Semua : infografis

BEDA Gejala Cacar Monyet, Cacar Air dan Campak


Dipublikasikan pada one month ago , Redaktur: Andrean W. Finaka, Riset : Yuli Nurhanisah / Desain : Chyntia Devina /   View : 1.617


Indonesiabaik.id - Penyakit cacat monyet atau Monkeypox terus menyebar di berbagai negara. Cacar monyet memiliki gejala yang mirip dengan cacar air. Bahkan, cacar monyet juga bisa memiliki gejala dengan penyakit ruam lainnya seperti campak

Bagaimana Cara Membedakannya?

Gejala cacar monyet dan cacar air pada manusia hampir mirip, tetapi gejala cacar monyet lebih ringan dibandingkan gejala cacar. Perbedaan utama gejalanya adalah cacar monyet menyebabkan kelenjar getah bening membengkak (limfadenopati), sedangkan cacar air tidak.

Kemudian, gejala awal demam cacar monyet biasanya tinggi mencapai 38 C lalu diikuti oleh ruam yang muncul 1-3 hari. Sedangkan, pada cacar air dan campak juga diikuti demam tinggi dan ruam pada hari 2-4.

Penyebaran cacar monyet bisa dibilang lebih lambat dibandingkan cacar air dan campak, di mana penyebarannya membutuhkan waktu 3-4 minggu. Sedangkan, cacar air dapat menyebar dengan mudah antarmanusia.

Tidak hanya itu, meski mudah menular, biasanya virus cacar air tidak akan menimbulkan penyakit yang. Gejalanya pun dapat membaik dalam waktu 4–7 hari. Namun, pada cacar monyet dapat bertahan lebih lama, sekitar 2–4 minggu. Bahkan, cacar monyet telah menyebabkan kematian pada 1 dari 10 orang yang terjangkit virusnya.



Infografis Terkait