Loading...

Cegah TBC dengan Gaya Hidup Sehat

indonesiabaik.id- Tuberkulosis (TBC) masih menjadi tantangan besar bagi dunia kesehatan, termasuk di Indonesia. Berdasarkan Global TB Report WHO 2024, Indonesia menempati peringkat kedua kasus TBC tertinggi di dunia, setelah India.

Diperkirakan terdapat 1.090.000 kasus TBC di Indonesia dengan angka kematian mencapai 125.000 jiwa per tahun. 

Jumlah Kasus TBC di Indonesia (ternotifikasi)

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 17 Maret 2025, jumlah kasus TBC yang ternotifikasi di Indonesia terus meningkat dalam lima tahun terakhir.

Pada tahun 2019 tercatat 568.987 kasus, sempat menurun pada 2020 menjadi 393.323 kasus, namun kemudian kembali naik secara signifikan.

Tahun 2021 tercatat 443.235 kasus, meningkat menjadi 724.309 kasus pada 2022821.200 kasus pada 2023, dan mencapai 856.420 kasus pada 2024.

Kenaikan ini menunjukkan bahwa upaya pelacakan dan deteksi kasus TBC semakin membaik, tetapi juga menandakan bahwa penularan penyakit ini masih menjadi tantangan besar di Indonesia.

Apa Itu TBC dan Mengapa Berbahaya?

TBC (Tuberkulosis) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini menyerang paru-paru, tetapi juga bisa mengenai organ lain seperti tulang, kelenjar getah bening, atau otak.

Gejalanya meliputi batuk berkepanjangan, demam, keringat malam, berat badan turun, dan mudah lelah. Jika tidak diobati, TBC bisa menyebabkan kerusakan paru-paru permanen dan bahkan kematian.

Cara Mencegah TBC Sejak Dini

TBC sebenarnya bisa dicegah dan disembuhkan dengan deteksi dini dan perilaku hidup sehat. Berikut langkah pencegahan yang bisa dilakukan setiap hari:

  1. Makan makanan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh
  2. Tidak merokok, karena asap rokok melemahkan paru-paru
  3. Rajin berolahraga untuk memperkuat imunitas
  4. Membuka jendela agar udara di rumah tetap bersih dan segar
  5. Lakukan imunisasi BCG pada bayi dan anak
  6. Cuci tangan dengan sabun secara teratur
  7. Terapkan etika batuk yang benar agar tidak menularkan orang lain