Loading...

Kenali Modus Penipuan Terbaru Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)

IndonesiaBaik.id-Modus ini menggunakan nama dan logo instansi resmi, seperti Dinas Dukcapil, untuk memperdaya masyarakat agar menyerahkan data pribadinya.

Biasanya, penipu mengaku sebagai petugas Dukcapil yang menghubungi korban melalui WhatsApp, SMS, atau telepon. Mereka berdalih ingin membantu proses “verifikasi IKD” dan meminta data pribadi korban seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), foto KTP-el, bahkan kode OTP. Mereka akan mengirimkan tautan atau barcode yang mengarah ke situs atau aplikasi tiruan. Sekilas terlihat resmi, padahal itu adalah jebakan untuk mencuri data.

Penting untuk diketahui: aktivasi IKD tidak bisa dilakukan secara online. Dinas Dukcapil tidak pernah menghubungi masyarakat secara langsung melalui pesan pribadi, dan tidak menyediakan layanan aktivasi melalui website tak resmi, WhatsApp, SMS, telepon, video call, atau email. Aktivasi hanya dapat dilakukan langsung di kantor Dukcapil, dengan menggunakan aplikasi resmi IKD yang tersedia di Play Store atau App Store.

Untuk melindungi diri, jangan pernah membagikan data pribadi kepada siapa pun tanpa verifikasi yang jelas. Data seperti NIK, nomor KK, foto KTP-el, kode OTP, dan informasi sensitif lainnya hanya boleh digunakan sesuai kebutuhan dan oleh pihak yang berwenang.

Jika ada yang menghubungi dan mengaku dari Dukcapil, lebih baik abaikan dan laporkan yaa! Lindungi data pribadimu dengan baik.