Masyarakat Indonesia Lebih Memilih Beli Rokok Ketimbang Bahan Pangan Bergizi

Siap Bangun Negara , Oktanti Putri Hapsari

6 months ago


   

Indonesiabaik.id - Konsumsi rokok dan produk tembakau di Indonesia masih cenderung tinggi, padahal dengan mengonsumsi mereka akan menimbulkan masalah kesehatan. Namun tembakau adalah satu-satunya produk konsumen yang beredar legal tapi dapat mematikan jika digunakan secara terus menerus.

Indonesia disebut sebagai negara dengan konsumsi rokok terbesar ketiga di dunia setelah China dan India. Konsumsi tembakau di Indonesia meningkat secara bermakna, karena faktor-faktor meningkatnya pendapatan rumah tangga, pertumbuhan penduduk, rendahnya harga rokok dan mekanisasi industri kretek.

Berdasarkan data dari Tobacco Atlas 2012, jumlah batang rokok yang dikonsumsi di Indonesia cenderung meningkat dari 182 miliar batang pada 2001 menjadi 260,8 miliar batang pada 2009. Uniknya, meski bahaya rokok sudah banyak diinformasikan namun jumlah perokok di Indonesia tidak menurun, bahkan ada kecenderungan meningkat setiap tahun.

Menurut WHO, tembakau adalah produk yang setiap tahun mengakibatkan lebih dari 7 juta kematian dan kerugian ekonomi sebesar USD 1,4 triliun, dihitung dari biaya perawatan dan hilangnya produktivitas karena kehilangan hari kerja. Hal ini diperkuat oleh hasil Susenas tahun 2016 di mana hasilnya baik di perkotaan maupun di perdesaan, persentase pengeluaran penduduk untuk kelompok rokok dan tembakau lebih tinggi dibandingkan untuk kelompok bahan makanan.

Secara keseluruhan, berdasarkan data dari BPS, 11,50 persen pengeluaran per Kapita sebulan terhadap total pengeluaran makanan dialokasikan untuk padi-padian, sementara 11,91 persen untuk rokok. Selama 10 tahun terakhir, data dari BPS menunjukkan konsistensi bahwa pengeluaran untuk rokok mengalahkan jumlah pengeluaran untuk kebutuhan bahan pangan lain yang bermanfaat bagi peningkatan gizi keluarga.

Berbagai upaya pengendalian konsumsi tembakau telah dilakukan secara bertahap dan terintegrasi dengan melibatkan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta. Dalam upaya pengendalian konsumsi tembakau diperlukan data dan informasi terkini dari sektor kesehatan, pertanian dan industri yang mengungkapkan fakta-fakta penting terkait rokok dan produk tembakau lainnya.



    Tag :
  • infografis
  • yang muda suka data
  • bps
  • infodatin tembakau
  • kementerian kesehatan
  • direktorat promkes
  • pengeluaran merokok
  • prevalensi merokok
  • jumlah perokok di Indonesia
  • who

Infografis Terkait