Lihat Semua : infografis

10 Geopark Indonesia yang Mendunia


Dipublikasikan pada one year ago , Redaktur: Andrean W. Finaka, Riset : Yuli Nurhanisah / Desain : Chyntia Devina /   View : 5.186


Indonesiabaik.id - Hingga 2023, sudah ada 10 geopark di Indonesia telah diakui sebagai kawasan geopark dunia karena keunikan geologis, biologis, dan budayanya.

Indonesia kembali meningkatkan kualitasnya di kancah internasional. Belum lama ini, Empat situs geopark (taman bumi) Indonesia ditetapkan ke dalam jaringan UNESCO Global Geoparks melalui keputusan Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-216 di Paris, Prancis, Rabu (24/5).

Total, hingga 2023, sudah ada 10 geopark di Indonesia telah diakui sebagai kawasan geopark dunia karena keunikan geologis, biologis, dan budayanya.

Daftar Geopark Indonesia yang Mendunia

Ada beragam geopark di Indonesia yang telah dinobatkan sebagai UNESCO Global Geoparks, di antaranya;

  1. Batur

Geopark pertama di Indonesia yang ditetapkan sebagai UNESCO Global Geoparks pada 2012.

Total ada 21 situs warisan alam yang tersebar di kawasan Geopark Batur, tepatnya di Kecamatan Kintamani dan Kabupaten Batur

 

  1. Ciletuh

Ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO pada 2018. Geopark ini dikelilingi hamparan aluvial dengan bebatuan unik dan pemandangan yang indah. Tidak hanya itu, geopark ini juga memiliki pantai dengan ombak yang disukai para peselancar dunia.

 

  1. Belitong

Geopark ini merupakan bagian dari Provinsi Bangka Belitung, terletak sekitar 400 km sebelah utara Jakarta, ibu kota Indonesia, dan dikelilingi oleh Selat Karimata di sebelah utara, wilayah Jawa di sebelah timur dan selatan, serta Selat Gaspar di sebelah barat.

 

  1. Pegunungan Sewu

Telah diakui sebagai UNESCO Global Geoparks sejak 2015.

Ada berbagai peninggalan budaya paleolitikum-neolitikum, bahkan jika ditotal Geopark Gunung Sewu memiliki 33 situs warisan alam yang tersebar di Gunung Kidul (13 geosite), Wonogiri (7 geosite), dan Pacitan (13 geosite).

 

  1. Gunung Rinjani

Masuk sebagai Global Geoparks setelah dinobatkan oleh UNESCO pada 2018. Geopark Gunung Rinjani memiliki keragaman flora dan fauna yang sebagian besar merupakan endemik.

 

  1. Danau Toba

Kaldera Toba atau yang lebih dikenal sebagai Danau Toba ditetapkan sebagai UGG pada sidang ke-209 dewan eksekutif Unesco di Paris pada 2 Juli 2020.

 

  1. Ijen

Terletak di dua wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Dilansir dari laman Geopark Ijen, nama Ijen diambil dari Gunung Ijen. Saat ini, terdapat 21 situs geologi yang dikembangkan di Ijen, mulai dari skala lokal hingga skala internasional.

 

  1. Maros Pangkep

Maros Pangkep UNESCO Global Geopark di Sulawesi Selatan sudah ditetapkan sebagai anggota geopark nasional pada November 2017 lalu. Kawasan seluas 75.931 hektar ini terdiri atas geologi (geodiversity), biologi (biodiversity), dan kebudayaan (cilturaldiversity).

 

  1. Merangin Jambi

Geopark Merangin Jambi terletak di Kabupaten Merangin, tepatnya di Desa Air Batu dan Dusun Baru, Kecamatan Pemberap, Jambi. Geopark ini memiliki daya tarik berupa fosil flora berusia 350 juta tahun.

 

  1. Raja Ampat

Kawasan ini terdiri dari gugusan kepulauan karst yang terletak tepat di garis khatulistiwa. Keunikan geologisnya masuk skala internasional, dengan penemuan batuan tertua yang tersingkap di dunia yakni berusia sekitar 439–360 juta tahun di Pulau Misool.



Infografis Terkait