Lihat Semua : infografis

Ekspor Salak Terus Tumbuh


Dipublikasikan pada 3 years ago , Redaktur: Andrean W. Finaka, Riset : Siap Bangun Negara / Desain : Oktanti Putri Hapsari /   View : 2.044


Indonesiabaik.id - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) gencar mendorong ekspor berbagai komoditas unggulan, seperti salak atau snake fruit yang tumbuh 28 persen menjadi 1.233 ton pada 2018.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, mengatakan salak menjadi buah yang tumbuh subur di Indonesia dan tidak dimiliki di negara lain dengan berbagai varietasnya yakni salak pondoh, nglumut, gula pasir, padang sidempuan dan sari intan 48.

Ekspor salak untuk mengisi pasar di Asia dan beberapa negara lainnya. Dari data BPS, ekspor salak 2018 sebesar 1.233 ton naik 28 persen dibandingkan 2017 sebesar 965 ton. Sedangkan negara tujuan ekspor salak yakni China, Kamboja, Malaysia, Singapura, Thailand, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Timor Leste, Belanda, Qatar, Hongkong, Jerman dan Inggris.

Luas lahan salak pada 2018 mencapai 23.204 hektare dengan produksi 983.000 ton tersebar di beberapa sentra, seperti Kabupaten Sleman, Magelang, Banjarnegara, Tapanuli Selatan dan Karangasem.



Infografis Terkait