Lihat Semua : infografis

Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan Indonesia


Dipublikasikan pada one year ago , Redaktur: Andrean W. Finaka, Riset : Rosi Oktari / Desain : M. Ishaq Dwi Putra /   View : 1.725


Indonesiabaik.id   -   Pemerintah terus mengejar target pembangunan sejumlah infrastruktur kelistrikan hingga 100% pada akhir tahun 2020 nanti dari rasio elektrifikasi nasional sekarang yang telah mencapai 99,09% pada Juni 2020.

Infrastruktur Kelistrikan

Peran PLN sangat penting dalam ketersediaan pasokan listrik nasional. Data dari sisi pembangkit memaparkan, hingga September 2020, kapasitasnya telah mencapai 63,3 Gigawatt (GW), meningkat sekitar 7,8 GW sejak tahun 2015 yang ketika itu baru mencapai 55,52 GW. 

Untuk gardu induk (GI) pada tahun 2015 terdapat 1.499 buah dengan total kapasitas sebesar 92 ribu Mega Volt Ampere (MVA). Jumlah tersebut meningkat menjadi 2.161 buah pada September 2020 dengan total kapasitas mencapai 146 ribu MVA. Terdapat penambahan 662 buah dengan total kapasitas meningkat sekitar 54 ribu MVA. Adapun di sisi jaringan transmisi, pada 2015 panjang jaringan transmisinya baru mencapai 41 ribu kilometer sirkuit (kms) meningkat menjadi 60 ribu kms. Terdapat penambahan panjang jaringan transmisi hampir 19 ribu kms.

Di sisi layanan, penyambungan baru atau tambah daya dengan Sertifikat Laik Operasi (SLO) kini bisa dilakukan satu pintu. Sebelumnya, dilakukan secara terpisah karena yang mengeluarkan SLO adalah Lembaga Inspeksi Teknik Tenaga Listrik. 

Manfaat Elektrifikasi Kelistrikan

  • Ketersediaan pasokan listrik yang mudah, terjangkau dan semakin andal

  • Menggerakan akses pendidikan dan kesehatan

  • Menggerakan akses pelayanan dasar

  • Listrik tak hanya tersedia di Jawa dan pusat kota, tetapi di seluruh Indonesia, sampai ke pelosok desa



Infografis Terkait