Lihat Semua : infografis

Bagaimana cara kerja thermo gun?


Dipublikasikan pada one year ago , Redaktur: Andrean W. Finaka, Riset : Rosi Oktari / Desain : Ananda Syaifullah /   View : 10.384


Indonesiabaik.id   -   Belakangan, beredar hoax yang menyebut bahwa saat sinar laser dari pengukur suhu berbentuk pistol tersebut diarahkan ke dahi, radiasinya bisa merusak struktur dan jaringan yang ada di otak.

 

Meluruskan informasi tersebut,  para pakar dari Departemen Fisika Kedokteran Medical Technology IMERI, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menyebut bahwa thermo gun adalah salah satu jenis termometer inframerah yang berfungsi untuk mengukur temperatur tubuh, yang diarahkan ke dahi. Seiring tersebarnya hoax tersebut, kemungkinan dikarenakan tidak banyak diketahui orang soal cara kerja thermo gun atau thermal gun.

 

Bagaimana cara kerja thermo gun?

 

Berbeda dengan termometer raksa atau digital yang menggunakan prinsip rambatan panas secara konduksi, thermo gun ini menggunakan rambatan panas melalui radiasi. Energi radiasi dari permukaan tubuh ditangkap dan diubah menjadi energi listrik, kemudian ditampilkan dalam angka digital pada thermo gun. 

 

Adapun caranya hanya perlu 'ditembak' ke arah dari, tanpa perlu kontak atau bersentuhan langsung dengan kulit. Lalu, termometer ini akan mendeteksi temperatur arteri temporal pada dahi, untuk mengetahui suhu tubuh seseorang. Perlu diketahui, akurat atau tidaknya suhu yang diukur juga bisa dipengaruhi dari jarak 'tembak' termometer ke dahi. Jarak pengukuran yang ideal adalah 12 sentimeter.

 

Para pakar departemen fisika kedokteran FKUI menegaskan, bahwa thermo gun yang digunakan untuk skrining suhu tubuh seseorang tidak berbahaya. Alat tersebut bekerja dengan pancaran inframerah, bukan dengan memancarkan radiasi apalagi laser.



Infografis Terkait