Tahun 2030, Ramadan Datang Dua Kali
indonesiabaik.id- Ramadan memang selalu terasa datang lebih cepat setiap tahunnya. Tapi tahun 2030 akan berbeda. Dalam satu tahun Masehi, Ramadan diperkirakan terjadi dua kali: pada 5 Januari dan 26 Desember 2030.
Mengapa Ramadan Terus Maju Setiap Tahun?
Kalender Hijriah menggunakan sistem lunar (peredaran bulan), dengan jumlah hari sekitar 354–355 hari per tahun. Sementara kalender Masehi berbasis matahari dengan 365–366 hari.
Selisih sekitar 10–12 hari inilah yang membuat Ramadan terus bergeser lebih awal setiap tahun dalam kalender Masehi.
Dalam rentang waktu sekitar 33 tahun, Ramadan akan kembali ke periode musim yang sama. Inilah yang dikenal sebagai siklus 33 tahun Ramadan.
Tahun 2030 Spesial
Pada 2030, Ramadan diperkirakan dimulai pada 5 Januari dan kembali dimulai pada 26 Desember. Artinya, dalam satu tahun kalender Masehi akan ada dua kali bulan Ramadan.
Fenomena ini terjadi karena akumulasi pergeseran 10–12 hari setiap tahun yang akhirnya “menggeser” Ramadan masuk dua kali dalam periode Januari–Desember.
Peristiwa ini bukan pertama kali terjadi dalam sejarah, dan akan kembali terulang dalam siklus berikutnya beberapa dekade mendatang.