Lihat Semua : videografis

Kasus Cacar Monyet Mulai Menyebar?


Dipublikasikan pada 3 months ago , Redaktur: Andrean W. Finaka, Riset : Putri Isnur / Desain : Putri Isnur /   View : 523

Indonesiabaik.id - Setelah ditemukan 20 kasus cacar monyet di daerah Jakarta dan Tangerang, ada lagi 1 temuan kasus cacar monyet di daerah Bandung. Sehingga kasus cacar monyet di Indonesia bertambah menjadi 21 kasus per 29 Oktober 2023 lalu.

Cacar monyet atau monkeypox adalah penyakit akibat virus yang ditularkan melalui binatang (zoonis). Penyakit ini pertama kali ditemukan pada tahun 1958 di Denmark.

Pada tahun tersebut ditemukan wabah penyakit mirip cacar yang menyerang koloni monyet yang dipelihara untuk penelitian. Jadi karena hal itulah penyakit ini disebut sebagai cacar monyet atau monkeypox.

Penyakit cacar monyet bisa menular dari hewan ke manusia seperti monyet dan hewan pengerat melalui kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, atau lesi kulit yang terinfeksi dan konsumsi daging hewan liar yang terkontaminasi.

Sedangkan penularan antar manusia bisa terjadi melalui cairan tubuh atau lesi kulit orang yang terinfeksi. Ada 3 upaya yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk mencegah penyebaran penyakit cacar monyet.

Diantaranya adalah melalui upaya surveilans, terapeutik, dan vaksinasi. Upaya surveilans dilakukan dengan penyelidikan epidemiologi dan penyiapan laboratorium pemeriksa. Upaya terapeutik dengan memberikan terapi simtomatis, pemenuhan logistik antivirus khusus Mpox serta pemantauan kondisi pasien.

Sedangkan upaya vaksinasi dengan melaksanakan vaksinasi pada 24 Oktober lalu dengan sasaran sekitar 447 orang. Jenis vaksin yang digunakan adalah vaksin impor, diproduksi oleh Bavarian Nordic, Denmark dengan merek dagang JYNNEOS®️ kemasan single-dose. Vaksin itu udah memiliki Sertifikat Pelulusan Vaksin (Certificate of Release) dari Badan POM yang terbit 17 Maret 2023.



Videografis Terkait