Lihat Semua : videografis

Literasi Digital Nasional Hadirkan 4 Pilar


Dipublikasikan pada 4 months ago / Riset, Rosi Oktari / Desain, Alfin Adrian /   View : 1.076

indonesiabaik.id - Pemerintah melalui Kementerian Kominfo meluncurkan program Literasi Digital Nasional bertema 'Indonesia Makin Cakap Digital 2021'.

Sebuah Keharusan

Program Literasi Digital Nasional ini dinilai menjadi sebuah keharusan di tengah semakin intensifnya penggunaan internet oleh masyarakat. Hingga kini, terdapat setidaknya 196,7 juta warganet di Indonesia.

Semakin banyak pengguna internet, tak dipungkiri juga ancaman kejahatan di dunia digital.(kejahatan siber) perlu diwaspadai pula.

“Tugas kita bersama adalah memastikan setiap anak bangsa mampu mengoptimalkan internet, yang salah satunya ditandai dengan potensi ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan mencapai sekitar US$ 124 miliar pada 2025,”

4 Pilar Literasi Digital Nasional

Melalui kelas-kelas pelatihan dalam program Literasi Digital Nasional, masyarakat dapat mengembangkan literasi dan kecakapan digital dalam berbagai bidang digital.

Setiap kelas pelatihan menghadirkan narasumber di bidang komunikasi, informatika dan teknologi digital. Kelas tersebut akan berlangsung secara hybrid dengan 50 orang peserta yang hadir baik on-site maupun secara online melalui platform Zoom.

Sementara itu, materi kelas literasi digital didasarkan pada 4 pilar utama, yaitu Etis Bermedia Digital, Aman Bermedia Digital, Cakap Bermedia Digital, dan Budaya Bermedia Digital.

Terbuka Bagi Masyarakat Luas

Kementerian Kominfo menjelaskan, program Literasi Digital Nasional akan diikuti masyarakat dari 514 kabupaten dan kota di 34 provinsi Indonesia. Adapun kelas pelatihan literasi digital 'Indonesia Makin Cakap Digital' terbuka bagi masyarakat luas secara gratis di sepanjang tahun 2021 dan tahun-tahun berikutnya hingga 2024.

Literasi Digital Nasional digelar melalui 20.000 pelatihan di seluruh Indonesia. Setiap tahun, program ini akan menjangkau sekitar 12,4 juta peserta dan diharapkan terus meningkat pada periode pemerintahan berikutnya hingga menjangkau 100 juta peserta dari lapisan masyarakat Indonesia.



Videografis Terkait