Lihat Semua : videografis

Varian Baru COVID-19 Picu Karantina Wilayah di Sejumlah Negara


Dipublikasikan pada one year ago , Redaktur: Andrean W. Finaka, Riset : Rosi Oktari / Desain : M. Ishaq Dwi Putra /   View : 765

indonesiabaik.id - Varian baru virus corona memaksa sejumlah negara di dunia kembali melakukan karantina wilayah.

Karantina Wilayah di Sejumlah Negara

Malaysia, misalnya, membatasi aktivitas dan mobilitas masyarakat secara nasional pada 13-26 Januari 2021. Tak hanya itu, Thailand dan Lebanon juga menerapkan hal yang sama secara nasional dari Januari - Februari 2021.

Jepang dan Tiongkok juga melakukan langkah antisipasi, namun hanya menerapkan karantina/lockdown secara parsial sejak awal Januari 2021.

Sementara Jerman bahkan memperpanjang periode lockdown sejak Desember 2020 lalu hingga Januari 2021 sekarang. Inggris, sebagai negara yang pertama kali mengidentifikasi varian baru tersebut juga karantina wilayah/lockdown nasional sejak 4 Januari - Februari.2021,

Inggris memiliki kenaikan kasus sangat tinggi yakni 53 ribu kasus/harinya. Disebutkan otoritas Inggris, varian baru corona 70% lebih menyebar dibandingkan corona varian lama.

Indonesia Antisipasi Penularan Varian Baru COVID-19

Melihat situasi itu, Indonesia juga ambil tindakan cepat untuk antisipasi penyebaran. Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada 11-25 Januari di wilayah Jawa dan Bali, bahkan akan diperpanjang lagi selama 2 minggu. Mengingat, angka kenaikan kasus meningkat usai periode libur panjang akhir tahun.

Tak hanya itu, kedatangan WNA ke Indonesia ditutup sementara pada 1 - 14 Januari 2021 dan bahkan telah diperpanjang hingga 28 Januari mendatang.

Pelaku perjalanan WNA yang akan ke Indonesia, baik secara langsung maupun transit, untuk sementara dengan tegas dilarang. Pelarangan ini dikecualikan bagi pemegang visa diplomatik dan visa dinas kunjungan resmi pejabat asing setingkat menteri serta pemegang kartu izin tinggal terbatas (KITAS) dan kartu izin tinggal tetap (KITAP).



Videografis Terkait