Lihat Semua : infografis

Busana Nuansa Wastra Nusantara Para Pemimpin Dunia


Dipublikasikan pada 17 days ago , Redaktur: Andrean W. Finaka, Riset : Rosi Oktari / Desain : Nur Halimah Syafira /   View : 742


indonesiabaik.id - Para pemimpin negara anggota G20, pemimpin negara, dan pemimpin organisasi internasional mengenakan busana batik nuansa Wastra Nusantara, (15/11/2022).

2 Pilihan Batik Nuansa Wastra Nusantara

Dalam rangka menyambut para Pemimpin Negara G20 dan delegasi yang hadir dalam pertemuan G20, Indonesia sebagai tuan rumah telah menyiapkan sejumlah cendera mata khas Indonesia. Salah satunya busana dari kain atau wastra Indonesia yang dikenakan selama KTT G20 berlangsung, terutama pada acara gala makan malam, di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), (15/11/2022).

Di gelaran KTT G20 Bali, ada dua jenis kain tradisional yang menjadi pilihan cinderamata, yakni Batik Tiga Negeri Pekalongan dan Kain Tenun Ikat Catri Klungkung Bali.

Batik Tiga Negeri adalah batik yang tergolong batik pesisir. Batik ini memiliki ciri khas dengan warna cerah yang mencerminkan keceriaan dan kegembiraan. Batik ini disebut sebagai batik mahakarya pembatik peranakan Cina di wilayah pesisir utara Jawa dan Solo.

Sementara itu, Kain Tenun Ikat Catri Klungkung Bali merupakan kain khas Bali yang mencerminkan keindahan alam, flora, dan fauna Bali serta sarat dengan nilai seni dan filosofi yang kaya warna dan simbolisme.

Untuk momen KTT G20 ini, kain batik pesisir yang dipersiapkan oleh Indonesia untuk seluruh ketua delegasi yang hadir telah dikerjakan secara detail selama enam bulan untuk setiap satu helai kain batiknya. Sekitar empat orang diperlukan untuk menyelesaikan satu helai kain batik ini. Sementara untuk Kain Tenun Ikat Catri Klungkung Bali, sepenuhnya dikerjakan menggunakan tangan para terampil penenun Desa Gelgel, Klungkung Bali dan alat tenun tradisional sehingga setiap corak kainnya unik dan tidak ada yang sama antara satu dan lainnya.



Infografis Terkait